Selasa, 22 November 2011

Pernyataan Sikap : Koalisi Rakyat Papua Untuk Keadilan (KARPUK)

Koalisi Rakyat Papua Untuk Keadilan (KARPUK)

BERSATU UNTUK MENYONGSONG KEADILAN DI BUMI KASUARI


Hidup Rakyat Papua! Viva Demokrasi! Penderitaan akibat praktek-praktek kapitalisme dalam bentuk imperialisme, kolonialisme dan neo liberalism (neo kolonialisme) adalah potret dari kondisi obyektif yang sedang dialami rakyat Papua sejak tahun 1962 hingga kini. Rakyat Papua masih berjalan dalam lorong gelap, dibanjiri peluh-darah. Kesejahteraan hanya janji, keadilan masih menjadi mimpi belaka. Penyerbuan terhadap massa sipil pasca Kongres Rakyat Papua III dan pergulatan buruh PT. Freeport Indonesia di Timika adalah cuplikan dari dalam dan luasnya sejarah penindasan di tanah ini, yang sekaligus menggambarkan wajah kapitalistik-militeristik rezim SBY-Boediono.

Minggu, 09 Oktober 2011

Pelajaran Dari Revolusi

Oleh: V.I. Lenin (1910)
Lima tahun telah berlalu sejak klas buruh Rusia, dalam bulan Oktober 1905, memberikan pukulan pertama yang hebat terhadap otokrasi tsar. Di hari-hari yang agung itu proletariat membangunkan jutaan kaum pekerja untuk perjuangan melawan penindas-penindas mereka. Selama masa beberapa bulan dalamtahun 1905 proletariat memenangkan untuk dirinya perbaikan-perbaikan, yang selama puluhan tahun dengan sia-sia dinantikan kaum buruh dari “atasan”. Proletariat memenagkan untuk seluruh Rakyat Rusia, meskipun untuk jangka waktu yang singkat, kemerdekaan pers, berkumpul dan berserikat, yang sebelumnya tidak pernah dikenal Rusia. Proletariat menyapu dari jalannya Duma Buligin [36] yang dibuat-buat dan merenggut dari tsar manifes [37] yang memproklamasikan suatu konstitusi, dan membikin Rusia sekali dan untuk selama-lamanya tidak mungkin lagi diperintah tanpa badan-badan perwakilan.

Sumber selengkapnya:

Sabtu, 01 Oktober 2011

Surat Terbuka


Untuk Kawan-kawan Seperjuangan Dari Biro Politik Aliansi Mahasiswa Papua (AMP)

Kawan-kawan seperjuangan,

Dengan penuh perhatian kami menyimak perkembangan keadaan yang terjadi belakangan ini di tingkatan gerakan-gerakan perlawanan Papua. Dengan munculnya semangat perlawanan Rakyat yang semakin menunjukan kwantitasnya sebagai kekuatan pokok penggerak dalam perjuangan Pembebasan Nasional Bangsa Papua serta rencana pelaksanaan Kongres Rakyat Papua III oleh Tim Kerja Rekonsiliasi Nasional Rakyat Papua Barat (TKRNRPB) dan Kongres Parlemen Nasional Papua Merdeka oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), terjadi satu perdebatan politik di dalam internal Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) tentang jalan, strategi dan taktik yang dijalankan oleh Kawan-kawan dalam membawa maju semangat perlawanan Rakyat Papua. Kami juga menyimak perdebatan di antara Kawan-kawan Seperjuangan yang tidak dapat didudukan dalam mencari solusi-solusi yang lebih baik dari tahapan perjuangan yang sedang Kawan-kawan lancarkan. Semua ini membuat keadaan menjadi lebih mendesak untuk dilancarkannya  satu perdebatan yang lebih dalam tentang tahapan strategis dan garis politik perjuangan yang dijalankan Kawan-kawan, khususnya setelah sekian puluh tahun perjuangan Rakyat dan setelah adanya “kebebasan” dimasa seperti sekarang ini.

Sabtu, 25 Desember 2010

Manifesto Partai Komunis

Oleh : Karl Marx & F. Engels (1848)

Sejarah dari semua masyarakat yang ada hingga sekarang ini adalah sejarah perjuangan kelas. Orang-merdeka dan budak, patrisir dan plebejer , tuan bangsawan dan hamba, tukang-ahli  dan tukang pembantu, pendeknya: penindas dan yang tertindas, senantiasa ada dalam pertentangan satu dengan yang lain, melakukan perjuangan yang tiada putus-putusnya, kadang-kadang dengan tersembunyi, kadang-kadang dengan terang-terangan, suatu perjuangan yang setiap kali berakhir dengan penyusunan-kembali masyarakat umumnya atau dengan sama-sama binasanya kelas-kelas yang bermusuhan. Baca Langsung di Sumber

Jumat, 24 Desember 2010

Pengantar Logika Marxisme

Oleh : George Novack
Pelajaran di bawah ini adalah tentang pemikiran dialektika materialis, atau apa yang dikenal sebagai logika Marxisme. Betapa mengejutkan, apakah pelajaran ini memang penting? Di sini berkumpul anggota dan simpatisan dari sebuah partai revolusioner yang, di tengah-tengah perang dunia ke II, sedang berada di bawah tekanan pemerintahan. Perang tersebut merupakan sebuah perang terbesar dalam sejarah dunia. Buruh-buruh industri, kaum revolusioner profesional, berkumpul bersama bukan untuk membicarakan dan memutuskan sebuah aksi bersama, tapi untuk mempelajari sebuah ilmu yang menjadi tuntunan—sama seperti matematika tingkat tinggi—bagi perjuangan politik sehari-hari sekarang ini. Baca Langsung di Sumber